SKRIPSI
HUBUNGAN MOTIVASI IBU DAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PEMBERIAN ASI ESKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK
World Health Organization (WHO) mendefinisikan ASI (air susu ibu) sebagai
makanan alami pertama bagi bayi yang dapat memberikan semua energi dan
nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk bulan pertama kehidupannya. Berdasarkan
data dari UPTD Puskesmas Sawang jumlah bayi yang mendapatkan ASI Ekslusif
pada tahun 2025 sebanyak 173 bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
hubungan antara motivasi ibu dan faktor sosial ekonomi dengan pemberian ASI
eksklusif pada bayi usia 6 - 12 bulan. Penelitian ini menggunakan desain
penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden dalam
penelitian ini berjumlah 63 responden dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik total sampling. Hasil uji statistik menunjukkan p-value
sebesar 0,351, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
motivasi ibu dengan pemberian ASI eksklusif (p > 0,05). Hasil uji statistik
menunjukkan nilai p-value sebesar 0,419, yang berarti tidak terdapat hubungan
yang signifikan antara tingkat sosial ekonomi ibu dengan pemberian ASI eksklusif
(p>0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi dan tingkat sosial
ekonomi ibu tidak berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia
6–12 bulan. Temuan ini menunjukkan bahwa ada faktor lain yang mungkin lebih
berperan dalam memengaruhi keputusan ibu dalam memberikan ASI eksklusif.
Disarankan penelitian selanjutnya menggali faktor lain seperti dukungan keluarga,
pengetahuan ibu, dan peran tenaga kesehatan terhadap pemberian ASI eksklusif
secara lebih mendalam.
Daftar Bacaan
Kata Kunci
: 2017 – 2025 (16 Buku) + Internet 13 Sumber
: Motivasi Ibu, Bayi Usia 6-12 bulan, Sosial Ekonomi,
ASI Esklusif.
No other version available