SKRIPSI
HUBUNGAN KECEMASAN ORANG TUA DAN KEPERCAYAAN TERHADAP VAKSIN COVID-19 DENGAN PEMBERIAN VAKSIN CVID-19 PADA ANAK USIA 6-7 TAHUN DI DESA MEUNASAH BLANG KANDANG KOTA LHOKSEUMAWE
ABSTRAK
HUBUNGAN KECEMASAN ORANG TUA DAN KEPERCAYAAN TERHADAP
VAKSIN COVID-19 DENGAN PEMBERIAN VAKSIN COVID-19 PADA ANAK
USIA 6-7 TAHUN DI DESA MEUNASAH BLANG KANDANG
KOTA LHOKSEUMAWE
Pemerintah telah menerbitkan peraturan tentang program vaksinasi Covid-19 bagi
anak usia 6-11 tahun. Persepsi negatif yang dimiliki oleh masyarakat menjadikan
mereka cemas saat akan dilakukan vaksinasi dan lebih memilih untuk menolak
saat dilakukan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
kecemasan orang tua dan kepercayaan terhadap vaksin covid-19 dengan
pemberian vaksin covid-19 pada anak usia 6-7 tahun di Desa Meunasah Blang
Kandang Kota Lhokseumawe. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan
cross sectional study. Teknik pengambilan sampel total populasi yaitu seluruh
populasi dijadikan sampel yang berjumlah 51 orang. Penelitian dilaksnakan mulai
tanggal 20 Juli sampai dengan 26 Juli 2022 dengan penyebaran kuesioner.
Pengolahan data dengan editing, coding, processing, tabulating dan menggunakan
uji chi square. Hasil analisa univariat diperoleh kecemasan berada pada kategori
berat yaitu sebanyak 19 orang (37,3%), kepercayaan berada pada kategori rendah
yaitu sebanyak 27 orang (52,9%), pemberian vaksinasi covid-19 anak usia 6-7
tahun berada pada kategori tidak vaksin yaitu sebanyak 30 orang (58,8%). Hasil
analisa uji statistik dengan menggunakan analisa bivariat menunjukkan nilai ρ
(0,000) < α (0,05), hal ini terbukti bahwa kecemasan berhubungan secara
bermakna dengan pemberian vaksinasi covid-19 anak usia 6-7 tahun dan nilai ρ
(0,000) < α (0,05), hal ini terbukti bahwa kepercayaan berhubungan secara
bermakna dengan pemberian vaksinasi covid-19 anak usia 6-7 tahun. Disarankan
kepada orangtua sebaiknya anak yang belum divaksinasi covid-19 agar segera
melakukan vaksinasi covid-19 untuk dapat membatasi penyebaran dan
mengurangi kecemasan terhadap penyakit covid-19.
No other version available