SKRIPSI
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KECERDASA INTELEKTUAL ANAK USIA SEKOLAH SDN 1 BLANG MANGAT KOTA LHOKSEUMAWE
ABSTRAK
Anak usia sekolah merupakan anak yang memasuki usia 6 hingga 12 tahun dan menjadi salah satu kelompok anak yang rentan dengan terjadinya masalah gizi. Status gizi yang tidak baik pada anak akan mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan proses berpikir yang akan berakibat pada daya produksi dan kemampuan kerja saat dewasa. Kecerdasan intelektual merupakan kemampuan seseorang untuk memanipulasi dan menggunakan aturan aturan formal, seperti aturan tata bahasa atau dalam hal berhitung. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kecerdasan intelektual anak usia
sekolah di SDN 1 Blang Mangat kota Lhokseumawe. Penelitian ini bersifat
analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 54 responden jumlah sampel sebanyak 54 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini di lakukan pada tanggal 10 Juni tahun 2024. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari 6 responden dengan status gizi buruk mayoritas dalam kecerdasan intelektual di bawah rata-rata 6 responden (100%), dari 22 responden dengan status gizi kurang mayoritas dalam kecerdasan intelektual rata-rata 18 responden (81,8%), dari 21 responden dengan status gizi lebih mayoritas dalam kecerdasan intelektual rata-rata 15 responden (71,4%), dari 5 responden dengan status gizi obesitas mayoritas dalam kecerdasan intelektual dibawah rata-rata 3 responden (60%), dan nilai p value 0,001 < 0,05, yang bearti terdapat hubungan yang signifikan status gizi dengan kecerdasan intelektual anak usia sekolah. Diharapkan kepada orang tua untuk memberikan makanan yang
bergizi kepada anak-anaknya agar bisa terhindari dari gizi buruk.
No other version available