SKRIPSI
HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL DENGAN TINGKAT STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2025
ABSTRAK\\\\r\\\\nTingkat stres akademik merupakan permasalahan signifikan yang dihadapi\\\\r\\\\nmahasiswa, sering kali berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.\\\\r\\\\nPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres\\\\r\\\\nakademik dan kesehatan mental mahasiswa di Kota Lhokseumawe tahun 2025.\\\\r\\\\nMetode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu 100 mahasiswa aktif dari\\\\r\\\\nFakultas Kesehatan Teknologi dan Sains pada Universitas Bumi Persada serta\\\\r\\\\nFakultas Komputer dan Multimedia pada Universitas Islam Kebangsaan\\\\r\\\\nIndonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesehatan mental SRQ-20\\\\r\\\\ndan Perceived Academic Stress Scale (PASS) melalui Google Form. Penelitian ini\\\\r\\\\ndilakukan di Universis Bumi Persada dan Universitas Islam Kebangsaan\\\\r\\\\nIndonesia pada bulan Mei tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79%\\\\r\\\\nresponden mengalami kesehatan mental yang beresiko dan 79% mengalami\\\\r\\\\ntingkat stres akademik yang tinggi. Analisis bivariat dengan uji Pearson\\\\r\\\\nCorrelation menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara\\\\r\\\\nkesehatan mental dan tingkat stres akademik (r = 0,691; p < 0,001). Temuan ini\\\\r\\\\nmengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami\\\\r\\\\nmahasiswa, semakin buruk kondisi kesehatan mental mereka. Penelitian ini\\\\r\\\\ndiharapkan dapat menjadi referensi untuk institusi pendidikan dalam merancang\\\\r\\\\nprogram dukungan psikologis bagi mahasiswa, serta meningkatkan kesadaran\\\\r\\\\nakan pentingnya kesehatan mental dalam konteks akademik.
No other version available