SKRIPSI
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI PERGURUAN TINGGI KOTA LHOKSEUMAWE
ABSTRAK\\\\r\\\\nSiklus menstruasi yang tidak teratur merupakan permasalahan kesehatan reproduksi\\\\r\\\\nyang umum dialami perempuan, terutama pada remaja akhir hingga dewasa muda.\\\\r\\\\nSalah satu faktor yang diduga berkontribusi adalah tingkat kecemasan. Penelitian ini\\\\r\\\\nbertujuan menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan keteraturan siklus\\\\r\\\\nmenstruasi pada mahasiswi Fakultas Hukum tingkat akhir di salah satu perguruan\\\\r\\\\ntinggi di Kota Lhokseumawe. Pemilihan kelompok ini didasarkan pada beban\\\\r\\\\nakademik yang tinggi di tingkat akhir, seperti penyusunan skripsi, ujian komprehensif,\\\\r\\\\ndan tuntutan akademik lainnya, yang berpotensi memicu kecemasan dan memengaruhi\\\\r\\\\nkeseimbangan hormon. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan\\\\r\\\\npendekatan cross-sectional pada 134 responden yang dipilih melalui teknik\\\\r\\\\nconsecutive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety\\\\r\\\\nRating Scale (HARS), sedangkan keteraturan siklus menstruasi diukur dengan\\\\r\\\\nkuesioner yang telah divalidasi oleh Darmawati (2020). Analisis data dilakukan secara\\\\r\\\\nunivariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukkan 36%\\\\r\\\\nresponden mengalami kecemasan sedang dan 66% memiliki siklus menstruasi teratur.\\\\r\\\\nAnalisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan\\\\r\\\\nketeraturan siklus menstruasi (p = 0,000). Disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat\\\\r\\\\nkecemasan, semakin besar kemungkinan terjadinya siklus menstruasi tidak teratur.\\\\r\\\\nDisarankan agar mahasiswi mengelola kecemasan melalui relaksasi, manajemen stres,\\\\r\\\\nserta menjaga keseimbangan aktivitas dan istirahat, dan perguruan tinggi menyediakan\\\\r\\\\ndukungan konseling serta edukasi kesehatan reproduksi.
No other version available