SKRIPSI
HUBUNGAN TINGKAT STRES AKADEMIK DENGAN PENCAPAIAN AKADEMIK PADA SISWA SMAN 1 DI KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK\\r\\nStres akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami siswa\\r\\nkarena tuntutan nilai, beban tugas, dan persaingan akademik, yang dapat\\r\\nmemengaruhi pencapaian belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan\\r\\ntingkat stres akademik terhadap pencapaian akademik siswa kelas XI. Metode\\r\\ncross-sectional digunakan dengan teknik purposive sampling melibatkan 115\\r\\nresponden. Data dikumpulkan melalui kuesioner Perceived Academic Stress Scale\\r\\n(PASS) dan dokumentasi nilai rapor. Hasil menunjukkan 92,2% siswa mengalami\\r\\nstres akademik tinggi, sedangkan pencapaian akademik terbanyak berada pada\\r\\nkategori baik (51,3%). Analisis menggunakan uji korelasi Spearman\\r\\nmenghasilkan p = 0,010 (< 0,05) dengan koefisien 0,240, menandakan hubungan\\r\\nsignifikan namun lemah dengan arah negatif. Semakin tinggi stres akademik,\\r\\nsemakin rendah pencapaian akademik. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh beban\\r\\ntugas yang padat, tuntutan nilai tinggi dari orang tua, serta persaingan antarsiswa.\\r\\nBerdasarkan temuan ini, disarankan agar guru pada sekolah memperkuat layanan\\r\\nbimbingan konseling, memberikan pelatihan manajemen stres dan manajemen\\r\\nwaktu kepada siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif\\r\\nsehingga siswa dapat mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.
No other version available