SKRIPSI
HUBUNGAN INTENSITAS PENGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERILAKU MAKAN PADA ANAK USIA REMAJA DI SMP KOTA LHOKSEUMAWE
ABSTRAK\\r\\nMasa remaja merupakan periode kritis dalam pembentukan perilaku, termasuk\\r\\nperilaku makan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, salah satunya\\r\\nadalah penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone yang berlebihan pada\\r\\nremaja berpotensi menyebabkan gangguan pola makan dan menurunkan kualitas\\r\\nasupan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas\\r\\npenggunaan smartphone dengan perilaku makan pada anak usia remaja di SMP\\r\\nNegeri 10 Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif\\r\\nkorelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 142 siswa diambil\\r\\nmenggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah\\r\\nkuesioner Smartphone Addiction Scale – Short Version (SAS-SV) untuk mengukur\\r\\nintensitas penggunaan smartphone dan Adolescent Food Habits Checklist (AFHC)\\r\\nuntuk menilai perilaku makan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat\\r\\nmenggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79% responden\\r\\nmemiliki intensitas penggunaan smartphone tinggi dan 44% responden memiliki\\r\\nperilaku makan yang tidak sehat. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p-value\\r\\nsebesar 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara intensitas\\r\\npenggunaan smartphone dengan perilaku makan pada anak usia remaja.\\r\\nPenggunaan smartphone yang tinggi cenderung berasosiasi dengan perilaku makan\\r\\nyang tidak sehat. Intervensi edukatif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran\\r\\nremaja terhadap penggunaan teknologi yang bijak serta pentingnya pola makan\\r\\nseimbang.
No other version available