SKRIPSI
FAKTOR RISIKO KEJADIAN CAMPAK PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LHOKSEUMAWE
ABSTRAK\\r\\nCampak adalah penyakit infeksi sistemik yang dimulai infeksi pada bagian epitel\\r\\nsaluran pernafasan di nasopharing, virus campak dikeluarkan dari nasopharing\\r\\nmulai dari masa prodromal sampai 3 - 4 hari setelah rash. Tujuan penelitian ini\\r\\nadalah untuk mengetahui mengetahui Faktor Resiko Kejadian Campak Pada\\r\\nBalita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lhokseumawe tahun 2022. Jenis Penelitin\\r\\nyang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode\\r\\ncase control study. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 120\\r\\nresponden di Wilayah Puskesmas Lhokseumawe. Hasil uji statistik diperoleh\\r\\nbahwa ada hubungan riwayat status imunisasi dengan kejadian campak dengan\\r\\nnilai p-value 0,22 < 0,05, Hasil uji statistik diperoleh bahwa ada hubungan status\\r\\ngizi dengan kejadian campak dengan nilai p value 0,034 < 0,05, Hasil uji\\r\\nstatistik diperoleh bahwa tidak ada hubungan BBLR dengan kejadian campak\\r\\ndengan nilai p value 0,412 < 0,05. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa bahwa\\r\\nstatus riwayat imunisasi yang lengkap dan status gizi yang baik dapat membuat\\r\\ntubuh balita sehat sehingga tidak mudah terkena penyakit campak yang\\r\\ndisebabkan oleh virus campak.
No other version available